Sabtu, 19 Oktober 2013
Ribuan Pegawai Italia Mogok Kerja
Ribuan pegawai negeri sipi lItalia dan pegawai di sektor transportasi telah mogok untuk memprotes langkah-langkah penghematan yang diberlakukan oleh pemerintah.
Pemogokan di Roma dan kota-kota lain pada Jumat (18/10) telah mengganggu transportasi perkotaan. Aksi tersebut dikoordinasi oleh serikat COBAS untuk memprotes kebijakan pemerintah Perdana Menteri Enrico Letta.
Lebih dari 100 penerbangan di Bandara Fiumicino Roma dibatalkan dan 80 persen angkutan umum seperti bus di ibukota tidak beroperasi. Di kota-kota lain, layanan kereta bawah tanah terganggu.
Pada Selasa, Lettayangmengajukan anggarannya 2014, telah dikecam atas pembekuan gaji di sektor publik.
Juru bicara COBAS, Piero Bernocchi kepada Reuters mengatakan,"Dengan anggaran ini pemerintah terus merugikan negara yang sudah `bertekuk lutut."
"Bahkan setelah penghematan terbukti menjadi bencana, karena meningkatny autang, runtuhnya ekonomi, dan melonjaknya pengangguran,mereka tetap melanjutkan kebijakan ini," imbuhnya.
Mogok dilaporkan akan dilanjutkan pada Sabtu di Roma. Sejumlah demonstran mengatakanbahwamereka berencana untuk berkemah semalam di depan St. John's Basilica yang merupakan situs tradisional untuk demonstrasi serikat pekerja.
Italia mulai mengalami resesi setelah mengalami kontraksi ekonomi 0,2 persen pada kuartal ketiga tahun 2011 dan 0,7 persen pada kuartal keempat dari tahun yang sama.(IRIB Indonesia/RA)
Posted By:
Aceh Tweets
On 21.10
In
CIA Nasihati Obama Soal Ikhwanul Muslimin
Badan Intelijen Amerika Serikat mengingatkan Presiden negara itu bahwa dihapusnya Ikhwanul Muslimin dari proses demokratisasi Mesir tidak akan menguntungkan kepentingan Washington di kawasan.
Fars News (19/10) melaporkan, sebuah sumber yang dekat dengan Badan Intelijen Amerika mengumumkan, "CIA dalam salah satu laporannya mengingatkan Barack Obama, Presiden Amerika bahwa dihapusnya Ikhwanul Muslimin secara permanen dari proses demokratisasi Mesir tidak akan menguntungkan kepentingan Washington di kawasan Timur Tengah dan Teluk Persia."
Sumber yang dekat dengan CIA itu menambahkan, "Badan-badan intelijen mengatakan kepada Obama bahwa kekuasaan mutlak Ikhwanul Muslimin di Mesir juga tidak akan menjamin kepentingan Amerika, oleh karenanya Washington harus berupaya menaikkan sebuah pemerintahan koalisi yang di dalamnya ada Ikhwanul Muslimin."
Ia melanjutkan, Obama sudah diingatkan bahwa peran militer Mesir dalam konstelasi politik harus ditekan ke tingkat yang paling rendah, pasalnya jika militer berkuasa ada kemungkinan ke depan akan timbul ketegangan antara Mesir dengan rezim Zionis Israel.
Militer Mesir secara terbuka merebut kendali proses politik di negara itu dengan menggulingkan Mohammad Mursi.
Kendati pendukung Mursi terus menggelar demonstrasi, namun militer Mesir menumpas aksi-aksi itu dengan kekuatan. (IRIB Indonesia/HS)
Posted By:
Aceh Tweets
On 20.54
In
JUAL TAB KONDISI BAGUS
Dijual satu unit tab, 2 10 inc, merk Samsung, kondisi masih sangat mulus, dijual karena lagi butuh dana... Untuk yg berminat hub.085372912255 Cod, banda aceh
Posted By:
Aceh Tweets
On 20.44
In
Lagi, Loyalis Mursi Bentrok dengan Militer Mesir
Ribuan pendukung presiden terguling Mesir Mohamad Mursi menggelar demonstrasi baru yang berlangsung hari Jumat (18/10).
Unjuk rasa pro-Mursi yang dipimpin Ikhwanul Muslimin ini terjadi di sejumlah kota Mesir seperti Kairo, Alexandria, Damietta, dan Suez pada hari Jumat sore
Pemerintah interim yang didukung militer meningkatkan keamanan untuk menghadapai demonstrasi Jumat dengan menutup jalur utama menggunakan tank dan barikade tentara.
Press TV Jumat (18/10) melaporkan terjadi insiden bentrokan antara pemrotes dan pasukan keamanan di Kairo dan daerah terdekat.
Saksi mata mengungkapkan beberapa orang juga terluka dalam bentrokan sengit antara pendukung Morsi dan polisi di kota Zagazig.
Alalam Jumat melaporkan, para pendukung Ikhwanul Muslimin dalam demonstrasi tersebut menekankan kembali tuntutan mereka untuk mengembalikan jabatan Mursi yang digulingkan.(IRIB Indonesia/PH)
Posted By:
Aceh Tweets
On 05.47
In
Jumat, 18 Oktober 2013
Alasan Jokowi Ngamuk di Kantor Wali Kota Jakarta Timur
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sempat kesal dengan petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (18/10) siang. Menurutnya, pelayanan yang diberikan terbilang buruk dan sangat lambat.
“Kecepatan pelayanan masih perlu digenjot lagi. Ngetik begitu berapa menit sih,” kata gubernur yang akrab disapa Jokowi ini kepada wartawan di Balaikota, Jumat (18/10) sore.
Mantan Walikota Solo itu mengatakan seharusnya pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan Tanda Daftar Perusahaan (SIUP TDP) bisa dilakukan dengan cepat. Jokowi menyesalkan pembuatan SIUP TDP yang memakan waktu hingga tiga hari.
Ketika ditanya Jokowi, petugas hanya menjawab karena mengikuti Standard Operating Procedure (SOP). “Satu jam ngetik begitu saja kan beres. Berapa kalimat sih satu lembar. Datang, nulis langsung ketik enter tanda tangan,” ujar Jokowi.
Jokowi pantas kesal dengan lamanya pelayanan yang terjadi di PTSP Jakarta Timur tersebut. Pasalnya, Jakarta Timur merupakan pilot project yang dipilih dalam PTSP ini di lima wilayah yang ada di DKI Jakarta.
Sebelumnya, Jokowi diberitakan sempat melempar sebundel data di kantor Wali Kota Jakarta Timur. Hal itu lantaran ia kecewa atas pelayanan yang diberikan. Saat itu Jokowi sedang melakukan kebiasaannya untuk langsung turun ke lapangan melakukan pengecekan secara langsung.
Bahkan, Jokowi sempat menyuruh stafnya untuk mencatat nama-nama pejabat terkait yang tidak memberikan pelayanan secara baik kepada masyarakat. “Catat nama-nama mereka,” katanya kepada stafnya.(ROL)
Posted By:
Aceh Tweets
On 22.45
In
Irak Mulai Menerima Kiriman Senjata dari Rusia
Rusia mulai mengirim senjata ke Irak dalam sebuah kontrak bersejarah
senilai milyaran dolar yang ditandatangani antara Baghdad dan Moskow
tahun lalu.
Ali Al-Musawi, penasehat media Perdana Menteri Irak Nouri Al-Maliki, kepada Russia Today, Kamis (17/10) mengatakan bahwa kesepakatan tersebut mencakup pengiriman senjata-senjata dalam memerangi terorisme.
Baghdad dan Moskow menandatangani kesepakatan senilai 4,3 miliar USD pada Oktober 2012. Dengan demikian, Rusia menjadi penyuplai senjata terbesar kepada Irak setelah Amerika Serikat, akan tetapi para pejabat Irak bulan lalu menyatakan bahwa kesepakatan tersebut ditangguhkan menyusul kekhawatiran Maliki tentang "korupsi" dalam timnya.
Akan tetapi, Anatoly Isaykin, direktur jenderal perusahaan senjata Rusia Rosoboronexport pada bulan Februari menyatakan bahwa kesepakatan tersebut tidak ditangguhkan hanya saja belum efektif.
Musawi menjelaskan, "Kami memang memiliki kecurigaan terhadap kontrak ini. Akan tetapi pada akhirnya kesepakatan itu ditandatangani. Kami saat ini sedang memulai proses implementasi salah satu dari tahap dari kontrak tersebut."
Menurut sejumlah sumber, Irak membeli 10 unit helikopter Mi-28 dan 42 unit sistem rudal tipe dari darat ke udara Pantsir-S1.(IRIB Indonesia/MZ)
Ali Al-Musawi, penasehat media Perdana Menteri Irak Nouri Al-Maliki, kepada Russia Today, Kamis (17/10) mengatakan bahwa kesepakatan tersebut mencakup pengiriman senjata-senjata dalam memerangi terorisme.
Baghdad dan Moskow menandatangani kesepakatan senilai 4,3 miliar USD pada Oktober 2012. Dengan demikian, Rusia menjadi penyuplai senjata terbesar kepada Irak setelah Amerika Serikat, akan tetapi para pejabat Irak bulan lalu menyatakan bahwa kesepakatan tersebut ditangguhkan menyusul kekhawatiran Maliki tentang "korupsi" dalam timnya.
Akan tetapi, Anatoly Isaykin, direktur jenderal perusahaan senjata Rusia Rosoboronexport pada bulan Februari menyatakan bahwa kesepakatan tersebut tidak ditangguhkan hanya saja belum efektif.
Musawi menjelaskan, "Kami memang memiliki kecurigaan terhadap kontrak ini. Akan tetapi pada akhirnya kesepakatan itu ditandatangani. Kami saat ini sedang memulai proses implementasi salah satu dari tahap dari kontrak tersebut."
Menurut sejumlah sumber, Irak membeli 10 unit helikopter Mi-28 dan 42 unit sistem rudal tipe dari darat ke udara Pantsir-S1.(IRIB Indonesia/MZ)
Posted By:
Aceh Tweets
On 22.14
In
Peringatan dalam Al-Quran: Hubungan Baik dengan Keluarga Berlainan Keyakinan
Hubungan Baik dengan Keluarga Berlainan Keyakinan
Allah Swt berfirman, "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan ayah dan saudaramu menjadi wali(mu), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS. at-Taubah: 23)
Satu pemahaman yang sering ditekankan dalam ayat-ayat al-Quran adalah hendaknya orang-orang Mukmin menjauhkan dirinya dari orang-orang Kafir, sekalipun mereka merupakan keluarga terdekat. Ayat 23 surat at-Taubah ini menyinggung ayah dan saudara sebagai orang-orang yang dekat, sementara di ayat lain, ayah dan saudara orang-orang Mukmin juga disebutkan dan sekaligus memperingatkan agar tidak dekat dan berteman dengan mereka bila menentang Allah dan Rasul-Nya.
"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka ..." (QS. al-Mujadilah: 22)
Tentu saja orang-orang dekat yang dicintai manusia tidak terbatas pada empat kelompok ini saja yang disebut dalam surat al-Mujadilah ini, tapi mereka adalah orang-orang terdekat, lalu bagaimana dengan yang lebih jauh?[1]
Dengan mencermati ayat-ayat seperti ini dapat dipahami dengan baik bahwa Allah Swt menjadi prinsip utama dalam menjalin hubungan keluarga dan sahabat. Manusia saat menjalin hubungan perlu ada kesesuaian akidah. Sekalipun kasih sayang ayah, anak, saudara dan keluarga lainnya sangat baik dan menunjukkan hidupnya perasaan manusia, tapi ketika kasih sayang ini mementang kasih sayang Allah, maka ia kehilangan nilainya.[2] Hasilnya, Allah Swt tidak mengizinkan orang-orang Mukmin memiliki hubungan dekat yang bisa saling mempengaruhi dengan orang-orang Kafir, sekalipun mereka itu termasuk orang-orang terdekatnya.
Menurut al-Quran, tidak setiap hubungan diperbolehkan. Meninggalkan hubungan dekat yang bisa mempengaruhi akidah dengan keluarga yang berbeda dari sisi keimanan dan agama bukan saja diperbolehkan dan tidak termasuk memutuskan silaturahmi, tapi al-Quran justru memperingatkan bila seorang mukmin ingin melakukan hubungan ini. Pada dasarnya, memutuskan silaturahmi hanya bermakna dengan keluarga mukmin, bukan setiap orang. Yang perlu diingat, orang tua dalam masalah ini dikecualikan. Berdasarkan ayat-ayat al-Quran, seorang anak harus tetap berlaku baik kepada keduanya, sekalipun mereka musyrik. Hanya saja catatannya adalah tidak mengikuti mereka dalam hal kesyirikan.
Lalu bagaimana bila kita ingin menjalin hubungan dengan keluarga yang berbeda agama dengan tujuan memberikan informasi tentang Islam atau membimbing mereka tentang Islam?
Perbuatan ini diperbolehkan dalam Islam, bahkan merupakan satu perbuatan baik. Karena orang pertama yang diajak oleh Nabi Muhammad Saw untuk menerima Islam adalah keluarganya. Ketika beliau diperintahkan untuk menyebarkan agama Islam secara terang-terangan, beliau mengumpulkan keluarganya dan berusaha membimbing mereka.[3] Sebaliknya, bila upaya membimbing mereka terlihat tidak ada manfaatnya, maka hubungan dekat yang bisa saling mempengaruhi ini ditinggalkan, tapi tetap menjalin hubungan dengan mereka. (IRIB Indonesia)
Allah Swt berfirman, "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan ayah dan saudaramu menjadi wali(mu), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS. at-Taubah: 23)
Satu pemahaman yang sering ditekankan dalam ayat-ayat al-Quran adalah hendaknya orang-orang Mukmin menjauhkan dirinya dari orang-orang Kafir, sekalipun mereka merupakan keluarga terdekat. Ayat 23 surat at-Taubah ini menyinggung ayah dan saudara sebagai orang-orang yang dekat, sementara di ayat lain, ayah dan saudara orang-orang Mukmin juga disebutkan dan sekaligus memperingatkan agar tidak dekat dan berteman dengan mereka bila menentang Allah dan Rasul-Nya.
"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka ..." (QS. al-Mujadilah: 22)
Tentu saja orang-orang dekat yang dicintai manusia tidak terbatas pada empat kelompok ini saja yang disebut dalam surat al-Mujadilah ini, tapi mereka adalah orang-orang terdekat, lalu bagaimana dengan yang lebih jauh?[1]
Dengan mencermati ayat-ayat seperti ini dapat dipahami dengan baik bahwa Allah Swt menjadi prinsip utama dalam menjalin hubungan keluarga dan sahabat. Manusia saat menjalin hubungan perlu ada kesesuaian akidah. Sekalipun kasih sayang ayah, anak, saudara dan keluarga lainnya sangat baik dan menunjukkan hidupnya perasaan manusia, tapi ketika kasih sayang ini mementang kasih sayang Allah, maka ia kehilangan nilainya.[2] Hasilnya, Allah Swt tidak mengizinkan orang-orang Mukmin memiliki hubungan dekat yang bisa saling mempengaruhi dengan orang-orang Kafir, sekalipun mereka itu termasuk orang-orang terdekatnya.
Menurut al-Quran, tidak setiap hubungan diperbolehkan. Meninggalkan hubungan dekat yang bisa mempengaruhi akidah dengan keluarga yang berbeda dari sisi keimanan dan agama bukan saja diperbolehkan dan tidak termasuk memutuskan silaturahmi, tapi al-Quran justru memperingatkan bila seorang mukmin ingin melakukan hubungan ini. Pada dasarnya, memutuskan silaturahmi hanya bermakna dengan keluarga mukmin, bukan setiap orang. Yang perlu diingat, orang tua dalam masalah ini dikecualikan. Berdasarkan ayat-ayat al-Quran, seorang anak harus tetap berlaku baik kepada keduanya, sekalipun mereka musyrik. Hanya saja catatannya adalah tidak mengikuti mereka dalam hal kesyirikan.
Lalu bagaimana bila kita ingin menjalin hubungan dengan keluarga yang berbeda agama dengan tujuan memberikan informasi tentang Islam atau membimbing mereka tentang Islam?
Perbuatan ini diperbolehkan dalam Islam, bahkan merupakan satu perbuatan baik. Karena orang pertama yang diajak oleh Nabi Muhammad Saw untuk menerima Islam adalah keluarganya. Ketika beliau diperintahkan untuk menyebarkan agama Islam secara terang-terangan, beliau mengumpulkan keluarganya dan berusaha membimbing mereka.[3] Sebaliknya, bila upaya membimbing mereka terlihat tidak ada manfaatnya, maka hubungan dekat yang bisa saling mempengaruhi ini ditinggalkan, tapi tetap menjalin hubungan dengan mereka. (IRIB Indonesia)
Posted By:
Aceh Tweets
On 22.11
In
Langganan:
Postingan (Atom)
